Mari Menulis!

by membualsampailemas


Kali ini kita bertemu dalam kesempatan yang bukan dalam sebuah penceritaan. Saya hanya ingin membagi beberapa tips dasar, sangat dasar, untuk dapat menulis, khususnya cerita. Saya pribadi terkadang masih sulit untuk dapat menulis dengan baik dan benar, bahkan indah.

Banyak orang yang sulit untuk menuliskan cerita atau mungkin malas untuk menulis saja. Hal itu kadang-kadang dikarenakan oleh dirinya sendiri yang memaksakan kehendak untuk menulis, padahal dirinya sebenarnya tak ingin melakukannya. Itu tandanya kita belum sepenuhnya memahami diri kita sendiri. Jadi, jangan paksa dirimu untuk menulis jika memang tak ingin menulis, karena itu pecuma. Kata-kata yang akan keluar dari tanganmu hanyalah kata-kata yang terpaksa dilembarkan. Berikut beberapa tips untuk menulis.

Bangun mood menulis

Mood adalah faktor utama untuk menghasilkan tulisan yang indah. Dia berperan penting untuk menjaga kondisi pikiran agar selalu dapat mencari inspirasi dan diksi. Tanpa mood, orang cenderung untuk menulis asal. Hal ini terjadi dan dialami kebanyakan oleh orang yang awam dalam menulis, artinya bukan orang yang profesional atau berprofesi dalam hal tulis menulis. Orang yang sudah profesional dalam hal tulis menulis, bahkan tak perlu mood yang bagus sekali pun untuk menulis, karena dunianya memang itu. Ibarat menulis sama dengan dia berbicara, semudah itu.

Cari inspirasi

Inspirasi adalah produk dari mood yang baik. Namun kadang juga orang bisa mendapatkan inspirasi tak terbatas dalam keadaan bagaimana pun. Pergilah ke tempat-tempat tertentu yang menenangkan atau menakjubkan. Pergilah ke sekeliling rumah, bergaul dengan tetangga, teman, saudara, dan sebagainya. Semua interaksi sosial dapat menjadi inspirasi. Semua kejadian dapat menjadi inspirasi. Semua itu tergantung bagaimana kita memiliki persepsi mengenai kejadian itu. Inspirasi pada dasarnya tak terbatas, hanya saja kadang manusia hanya menangkapnya sepintas karena berlalu dengan cepat. Inspirasi juga bisa dicari dalam ingatanmu sendiri. Cobalah ingat-ingat kejadian seharian tadi, atau kejadian masa lalumu, siapa tahu bisa menemukan sesuatu yang menarik.

Bayangkan!

Setelah mendapatkan inspirasi untuk menulis tentang sesuatu, maka bayangkanlah sesuatu itu secara detail sampai hal paling kecil sekalipun. Mengapa harus membayangkan secara detail? Hal ini digunakan untuk menghasilkan kata-kata atau menambah tebal halaman. Namun, tentu saja bukanlah asal-asalan dalam menghasilkan kata-kata yang merupakan diskripsi tersebut. Jika yang hendak anda tuliskan adalah sebuah obyek yang jelas dan memang ada, anda bisa mendatanginya dari dekat. Jika itu berupa khayalan atau angan, maka angankanlah dan buatlah angan itu secara detail. Anda lah yang memiliki kuasa atas angan anda.

Pilih diksi yang tak biasa namun indah

Diksi atau pilihan kata adalah inti dari menulis indah. Diksi datang dari pengalaman. Oleh karenanya, saya hanya bisa menyarankan untuk banyak-banyak membaca atau memperhatikan orang berbicara untuk mendapatkan diksi yang tak biasa. Atau jika anda memiliki keahlian khusus yang memang sebuah karunia, tentulah anda dapat mengolah dan mempermainkan kata dalam sebuah bahasa menjadi barisan kalimat yang indah adanya.

Jangan asal menulis

Menulis asal adalah menulis yang seperti tiada berisi apa pun tuk dipelajari. Sebaiknya, dalam sebuah tulisan, semisal cerpen, selipkanlah sebuah pesan moral yang bisa diambil oleh para pembacanya. Menyelipkan pesan moral ini terkadang lebih sulit daripada memasukkan benang ke dalam lubang jarum, oleh karena itu, berilah nyawa kepada tulisan anda yang berupa cerita atau apa saja, dengan kesan yang dapat menjadi pelajaran bagi para pembaca. Selamat mencoba!

Iklan