by membualsampailemas


Seno Gumira Ajidarma adalah salah satu penulis yang merupakan inspirasiku, ndees.. Tulisanku terpengaruh olehnya, gaya bahasa kepenulisanku pun dalam beberapa artikel berusaha untuk memiripkan dengan kepenulisannya. Aku orangnya klise terhadapnya..
Tapi dia adalah benar-benar tokoh sastrawan yang aku kagumi di Indonesia pada masa sekarang ini selain Pramoedya Ananta Toer

Dunia Sukab


Selain menulis cerpen dan novel, Seno Gumira Ajidarma juga menulis karya nonfiksi seperti “Layar Kata”, dan “Panji Tengkorak: Kebudayaan dalam Perbincangan.” (Humas DKJ/Husni K Efendi)

Jakarta (ANTARA News) – Nama Seno Gumira Ajidarma atau SGA mungkin tidak akan mengemuka di dunia sastra kalau puisi pertamanya tidak dimuat di majalah Aktuil.

“Saya tidak akan terus menulis barangkali, jika puisi pertama saya tidak dimuat di majalah Aktuil,” kata Seno, yang sampai sekarang masih menjalani profesi sebagai wartawan dan fotografer.

Remy Sylado, redaktur majalah yang menjadi bacaan wajib anak muda Indonesia tahun 1970-an itu, rupanya punya andil cukup besar dalam mendorong Seno untuk menulis.

Remy meloloskan puisi Seno, yang dia sebut puisi cukup “jelek.” Pada masa itu Remy menyuntikkan eksperimen sastra mbeling yang mempengaruhi Seno, yang ketika itu mulai meraba-raba dunia sastra.

“Bung Remy saya kira berpengaruh besar. Dia bisa menghancurkan mitos sastra. Saya mengalami itu, dunia sastra mbeling yang dikembangkan Remy…

Lihat pos aslinya 865 kata lagi