Seperti apa pengaturan Peninjauan Kembali di Belanda?

by membualsampailemas


Peninjauan Kembali di Belanda (mbahnya hukum pidana Indonesia)

Ars Aequi et Boni

Beberapa waktu yang lalu, ada yang meminta saya untuk membahas mengenai pengaturan Peninjauan Kembali (PK) di Belanda. Barangkali, saya tak tahu persis, ada hubungannya dengan proses pembahasan rancangan hukum acara pidana yang baru di Indonesia. Apa saja syarat permohonan PK? Bagaimana prosedurnya? Dapatkah permohonan (PK) diajukan berulangkali? Sebelumnya, perlu diketahui, PK yang dimaksudkan di sini adalah PK dalam perkara pidana, jadi bukan PK dalam perkara perdata. Kebetulan, beberapa waktu terakhir masalah PK pidana ini memang sedang mengemuka di Belanda, setelah sebelumnya terdapat beberapa perkara pidana yang belakangan hari dibuka kembali, karena ditemukannya bukti atau kesaksian baru yang membuat putusan sebelumnya terbantahkan, seperti kasus pembunuhan Putten, Schiedam, atau Deventer.

Kasus yang pertama terkait dengan penjatuhan hukuman yang salah. Kedua terpidana yang mulai menjalani hukuman pada tahun 1995, akhirnya dibebaskan pada tahun 2002 dengan pemberian kompensasi hampir 2 juta euro. Pelaku sebenarnya akhirnya ditangkap pada tahun 2008 berdasarkan hasil penelitian DNA. Kasus…

Lihat pos aslinya 1.011 kata lagi