Biarkan

by membualsampailemas


Dia bergumam lirih, begitu lirih, sangat lirih sampai-sampai seakan hanya dia dan Tuhan yang akan mendengar perkataan itu. Telah diperjuangkan berulang kali keinginannya itu, dan ia selalu gagal meraihnya. Hingga ia sadar bahwa Tuhan telah mengabulkan permohonannya dulu, bahwa dia ingin diberi sesuatu yang terbaik. Ternyata inilah yang terbaik.
Dia hanya tak tahu apa yang ada di hadapannya kelak, dia hanya tak tahu apa yang harus ia perbuat..

“Tuhan, aku tau Engkau telah memberikan yang terbaik untuk ku jalani, namun biarkanlah aku menangis malam ini, semata-mata karena aku menginsyafi bahwa aku manusia biasa.” kata seseorang dalam doanya yang dia panjatkan malam itu.